Oleh: atep t hadiwa js | Desember 7, 2008

“PENTINGYA REFORMASI BIROKRASI”

(Guru di Lingkungan Kandepag Kabupaten Ciamis ikuti Seminar Manajemen SDM di Sekretariat Negara RI)

Hari Jumat, 28 November 2008, kami berkunjung ke Kantor Sekretariat Negara RI di Jakarta. Kedatangan kami disambut langsung oleh Deputi Mensesneg Bidang Sumber Daya Manusia Bapak Bambang Prajitno, SH., MM., dan Staf Ahli Mensesneg Bapak Prof. Dr. H. Dadan Wildan, M.Hum. Maksud kunjungan kami di sana sekaligus untuk mengikuti Seminar Nasional tentang “Manajemen Sumber Daya Manusia”.

Sebagai guru (pegawai) di lingkungan Kandepag Kabupaten Ciamis, juga sebagai mahasiswa Universitas ARS Internasional, saya bersama rekan lainnya yaitu; Asep Ihwanul, Engkun, Nono Karnadi, Neli Nuraneni, dan H. Nia Kusniah, memeroleh suatu pengalaman yang sangat berharga dari seminar tersebut. Di samping menerima paparan yang berkaitan dengan topik seminar, kami juga memeroleh berbagai informasi seputar kesekretariatan negara, dan informasi aktual program pemerintah, serta pembangunan lainnya.

Tepat pukul 08.30, kami melakukan registrasi kedatangan dan disambut oleh jajaran kesekretariatan negara, dan sejenak beramah tamah sambil menunggu acara dimulai. Acara tersebut dihadiri oleh 42 delegasi mahasiswa Program Pascasarjana Universitas ARS Internasional, Wakil Rektor Universitas ARS Internasional Bapak Dr. H. Purwadi, M.Pd., Wakil Direktur Program Pascasarjana Universitas ARS Internasional Bapak A. Rohendi Amir, SH., MM. Sedangkan pejabat Sekretariat Negara yang hadir pada saat itu yakni; Deputi Mensesneg Bidang Sumber Daya Manusia Bapak Bambang Prajitno, SH., MM., dan Staf Ahli Mensesneg Bapak Prof. Dr. H. Dadan Wildan, M.Hum., serta Kepala Biro Organisasi dan Humas Bapak Djajuk Natsir, SH., MM.

Mengawali acara pada saat itu, Bapak Dr. H. Purwadi, M.Pd. mengemukakan bahwa pentingnya bagi mahasiswa yang sebagian besar adalah sebagai pegawai, baik PNS juga bukan PNS, agar senantiasa meningkatkan wawasan, kompetensi, dan sikap profesional dalam bekerja. Harapan lain juga dikemukakan beliau, bahwa kita sebagai SDM di lingkungan tempat bekerja masing-masing, saat ini sangat dituntut untuk menyesuaikan dan meningkatkan kemampuan sehingga menjadi kompetitif dengan yang lainnya.

Selanjutnya Deputi Mensesneg Bidang Sumber Daya Manusia Bapak Bambang Prajitno, SH., MM., dalam paparannya mengenai Struktur Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Negara menegaskan bahwa tugas utama Sekretariat Negara tiada lain adalah; memberikan dukungan teknis dan administrasi kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam menyelenggarakan kekuasaan negara. Sedangkan sejumlah fungsi, yang tidak lebih dari 8 fungsi sebagai Sekretariat Negara, semuanya mengacu pada pemberian dukungan, penyiapan naskah, koordinasi pelayanan dan dukungan teknis, serta pelaksanaan fungsi-fungsi lain yang diberikan oleh Presiden dan Wakil Presiden, juga yang diberikan oleh peraturan perundang-undangan.

Kesan yang kami dapatkan dari paparan Deputi Mensesneg Bidang Sumber Daya Manusia ini, tiada lain telah memberikan suatu deskripsi bahwa dalam manajemen SDM di lembaga atau instansi manapun, pada saat ini sangat perlu melakukan berbagai upaya untuk senantiasa meningkatkan kualitas dan mengembangkan kompetensi SDM, terutama dalam menempatkan setiap SDM sehingga proporsional, dan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Lain halnya dengan Bapak Prof. Dr. H. Dadan Wildan, M.Hum., sebagai Staf Ahli Mensesneg, beliau mengupas masalah yang terkait dengan Reformasi Birokrasi. Beliau memaparkan bahwa pentingnya melakukan perubahan budaya kerja pada berbagai lembaga birokrasi, karena reformasi birokrasi menuntut; menghendaki pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean government),yakni penyelenggaraan negara dengan mengedepankan proses demokratisasi melalui pemberdayaan lembaga-lembaga swadaya masyarakat, civil society yang aktif, partnership pemerintah dan masyarakat, dan kemampuan menghadapi pluralisme.

Ada hal yang sangat penting dari paparan beliau, dan sangat bertemali dengan keseharian kami (terutama para abdi negara, pegawai, PNS, dan lainnya), yakni latar belakang reformasi birokrasi, sebagai berikut:
1) Penyelenggara pemerintahan tidak memiliki kompetensi dan profesionalisme birokrasi;
2) Tidak transparan, dalam setiap proses pengambilan kebijakan publik dan pelaksanaan seluruh fungsi pemerintahan tidak terbuka;
3) Tidak dapat dipertangungjawabkan, artinya setiap tugas dan tanggung jawab pemerintahan tidak diselenggarakan dengan baik;
4) Tidak melibatkan masyarakat dalam program perencanaan dan pelaksanaan pembangunan;
5) Tidak tegaknya hukum yang menyebabkan menjamurnya korupsi, kolusi, dan nepotisme; serta
6) Tidak adanya kesetaraan dan keadilan, yang menyebabkan masyarakat tidak merasa terayomi.

Sangat membanggakan dan mencerahkan seusainya kami mendapatkan penjelasan dari Lembaga Negara itu. Dan kami sangat berharap, hal ini segera menular ke lembaga-lembaga birokrasi di tingkat daerah. Harapan lain, karena kami berprofesi sebagai guru, alangkah indahnya jika berbagai hal yang sering kami alami (di lembaga/instansi kami), tidak ditemui lagi. Misalnya; prosedur pengurusan hak-hak kepegawaian yang berbelit dan sangat birokratis, penundaan hak-hak kesejahteraan/gaji sehingga menjadi lambat, sangat kurangnya informasi dan sosialisasi berbagai program, juga masih adanya beberapa lembaga sekolah yang menarik biaya dari orang tua siswa dengan semena-mena dan tanpa alasan yang jelas, masih terlihat penumpukkan bantuan hanya pada satu lembaga/sekolah saja, dan masih banyak hal-hal lainnya yang memang perlu segera tersentuh oleh “Reformasi Birokrasi”. Juga kami berharap “Reformasi Birokrasi” ini menyentuh pula lembaga-lembaga pemerintahan mulai dari tingkat bawah, seperti; Desa, Kecamatan, Kabupaten, dan Provinsi. Selain itu, berbagai panitia, lembaga independen, lembaga swadaya, yang kini banyak terbentuk sampai tingkat daerah (bawah) agar senantiasa meningkatkan kinerjanya. Ketidakterbukaan dan pengelabuan dalam berbagai hal, kini sudah tidak jamannya lagi, masyarakat pun sudah mulai ‘melek’ dan mudah mendapatkan informasi.

Tidak ada salahnya juga kami berbagi informasi, karena masih terkait dengan profesi kami sebagai guru (PNS), dan sangat menyentuh pula pada kesejahteraan serta masa depan kami sebagai pegawai. Kami ingin menyampaikan informasi tentang “Kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS)”, yang bersumber dari buku yang berjudul “Mengetahui dan Mematuhi Hak Rakyat Miskin; Merupakan Kewajiban Bersama Dalam Menyukseskan Program Pro Rakyat”, diterbitkan oleh SMS 9949 dan PO Box 9949 Jakarta 10000, cetakan April 2008, hal. 20, sebagai berikut:
1) Pemerintah meningkatkan kesejahteraan pegawai negeri dengan menaikkan gaji setiap tahun, yang besarannya sesuai kemampuan negara, di samping pemberian gaji ke-13. Sebagai contoh untuk PNS golongan 1/a pada tahun 2006 dinaikkan gajinya sebesar 44,5% dari Rp. 692.750 menjadi Rp. 1 juta. Pada tahun 2007 kenaikkan gaji golongan 1/a sebesar 28,54% atau dari Rp. 1 juta menjadi Rp. 1.285.400.
2) Total pendapatan PNS terutama golongan terendah (1/a) ditingkatkan secara signifikan dan konsisten, dari Rp. 692.750 per bulan pada tahun 2005 menjadi Rp. 1 juta per bulan pada tahun 2006 atau naik 44,5%. Dan pada tahun 2007 meningkat kembali manjadi Rp. 1.285.400 per bulan atau meningkat 28,5%.
3) Tahun 2008 gaji PNS naik lagi. Berkaitan dengan hal ini pada tanggal 25 Februari 2008 Dirjen Perbendaharaan Departemen Keuangan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Dirjen Perbendaharaan Nomor SE-12/PB/2008 tentang penyesuaian besaran gaji pokok PNS, Hakim Peradilan Umum, Hakim Peradilan Tata Usaha Negara, Hakim Peradilan Agama, anggota TNI, dan anggota Polri.
4) Dalam SE itu disebutkan pembayaran gaji bulan April 2008 harus sudah menggunakan besaran gaji pokok baru. Untuk kekurangan pembayaran gaji bulan Januari –Maret 2008 diupayakan dapat dibayarkan pada April 2008.
5) Gaji pokok terendah untuk PNS mulai tahun 2008 sebesar Rp. 910.000 dan tertinggi sebesar Rp. 2.910.000.

Mudah-mudahan saja apa yang terbaik bagi kita, bangsa, dan negara ini segera dapat kita capai, sehingga kita terlepas dari ancaman keterpurukkan. Tak lupa pula, kita sebagai SDM bangsa ini (di lembaga dan bidang apa pun), mari kita junjung tinggi semangat profesionalisme yang pada akhirnya kita akan menjadi bagian dari komponen pegawai yang profesional dan senantiasa menyadari atas segala kelemahan, serta berupaya untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi masing-masing.

Sumber bacaan:
Bambang Prajitno, SH., MM., Paparan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Negara, Deputi Mensesneg Bidang SDM, Jakarta : 2008
Prof. Dr. H. Dadan Wildan, M.Hum., Reformasi Birokrasi di Lingkungan Sektretariat Negara RI, Staf Ahli Menteri Sekretaris Negara RI, Jakarta : 2008
Sardan Marbun. Editor, Mengetahui dan Mematuhi Hak Rakyat Miskin; Merupakan Kewajiban Bersama Dalam Menyukseskan Program Pro Rakyat, SMS 9949 dan PO Box 9949 Jakarta 10000, Jakarta : 2008


Responses

  1. Semoga utk masa kedepannya akan semakin baik kinerja bagi PNS ,mas. .

  2. wah, selamat atas seminarnya, kang atep, mesti sudah banyak ilmu menajamen sdm yang ditimba nih. sangat relevan juga utk guru.

  3. selamat dan sukses !!

    latar belakang reformasi brokrasi dengan enam kata tidak tsb memang kenyataan

    di sekolah/madrasah?

    sebagian malah biangnya

  4. Terima kasih:
    @ mas langitjiwa,
    @ pak Sawali,
    @ pak masedlolur,
    Tulisan ini sekedar refleksi saja untuk sebuah harapan yang lebih baik. Salam hormat dan salam kenal untuk pak ‘masedlolur’.

  5. hapunten kang atep lulus ti unigal tahun sabaraha, program studina naon ?

  6. terima kasih atas respon yang positif dari kunjungan ke Sekneg. Kami terbuka untuk menerima siapapun yang mau berkunjung dan menggali informasi di kantor kami. Kami mohon maaf, jika masih atas segala kekurangan dalam penerimaan.
    Salam,
    Wildan, sekneg

  7. @ Yth. Bapak Prof. Dr. H. Dadan Wildan, M.Hum., (sekneg)
    Terima kasih Bapak berkenan membaca tulisan saya, juga salam hormat saya untuk seluruh jajaran Kantor
    Sekneg. Berkah bagi saya dapat bersilaturahmi dengan Bapak, semoga senantiasa Bapak dalam keadaan
    sehat serta selalu dalam bimbingan dan lindungan Alloh Subhanahuwataala.
    Wassalamualaikum wrwb.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: