Oleh: atep t hadiwa js | September 14, 2008

Dua bocah Manis

Lusuh termangu sore tadi
tatapannya sayu
berkantong air di kelopak matanya
riak parasnya selalu memerah
sepertinya ingin berbisik
sepertinya ingin bicara
sepertinya ingin berteriak
tapi… tak bisa!

Gontai terkulai sore tadi
gerakannya lunglai
berdarah gemetar di bingkai bibirnya
detak jantugnya selalu membiru
sepertinya ingin melangkah
sepertinya ingin berjalan
sepertinya ingin berlari
tapi… tak kuasa!

Lusuh dan gontai setiap sore
tatapan dan gerakannya tak berdaya
sepertinya ingin memohon
sepertinya ingin mengharap
sepertinya ingin mengadu
tentang batin seorang adik:
ke mana kakak pergi,
di mana kakak berada,
kenapa kakak pergi,
kapan kakak kembali,
kami yang rindu…
hangatkan kami dengan senyummu
kami ingin setiap sore yang indah untuk harapan esok.

Atep js, September 2008


Responses

  1. ah… repetisinya menarik, harapan yang indah selalu menjadi dambaan setiap orang, termasuk saya

  2. semoga dua bicah manusi itu mampu menemukan kembali “cinta”-nya yang hilang.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: